IKMA Angata-Jakarta Sebut Keberadaan PT MS Berdampak Besar Pada Peningkatan Perekonomian di Kecamatan Angata

Konawe Selatan362 Dilihat

9KENDARI, KABARTERKINISULTRA.COM – Ketua Ikatan Mahasiswa (IKMA) Angata-Jakarta, Muhamad Hidayat dukung penuh keberadaan PT Marketindo Selaras (MS) di Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menurut dia, keberadaan perusahaan perkebunan sawit tersebut, tentu akan menguntungkan secara ekonomi bagi daerah dan masyarakat Kecamatan Angata.

Terlebih, unit perusahaan Arta Graha ini akan banyak membuka lapangan kerja baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Investasi di sektor ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat, khususnya tenaga kerja lokal,” ucap dia kepada awak media, Minggu (23/3/2025).

BACA JUGA :  Berbagi Berkah Ramadan, PT GKP Salurkan Paket ke Anak Yatim di Kota Kendari 

Selain itu, PT MS juga dapat berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi. Oleh karena itu, Ikatan Mahasiswa Angata-Jakarta berharap dengan hadirnya PT MS, dapat bekerjasama dengan masyarakat demi kemajuan perekonomian daerah.

Meski begitu, ia tetap menekankan bahwa investasi di sektor perkebunan harus tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keseimbangan ekosistem.

“Kami mendukung investasi ke PT MS, harus memperhatikan kesejahteraan masyarakat sekitar Kecamatan Angata,” tuturnya.

BACA JUGA :  Berbagi Berkah Ramadan, PT GKP Salurkan Paket ke Anak Yatim di Kota Kendari 

Tak hanya itu, ia meminta PT MS agar membangun kemitraan dengan petani lokal. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memastikan bahwa manfaat dari investasi ini dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Kecamatan Angata.

“Kami sangat optimis dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, PT MS ini dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat ekonomi, serta tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan sosial di wilayah Kecamatan Angata,” tukasnya.

Editor: Anugerah

Komentar