Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Konsel Salurkan 7 Ekor Sapi untuk Tingkatkan Produktivitas Warga Lamooso

Konawe Selatan184 Dilihat

KONSEL, KABARTERKINISULTRA.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam mendukung pengembangan sektor peternakan kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan sapi bibit kepada kelompok masyarakat.

Melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan, bantuan sebanyak tujuh ekor sapi bibit diserahkan kepada Kelompok Ternak Makmur Lestari di Desa Lamooso, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (12/6/2026).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan, Irwan Hasanuddin Silondae, mengatakan program bantuan ternak tersebut bertujuan mendorong peningkatan populasi ternak sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat yang bergerak di sektor peternakan.

Menurutnya, sebelum bantuan disalurkan, pihak dinas terlebih dahulu melaksanakan proses Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) guna memastikan kelompok penerima benar-benar layak menerima bantuan.

“Kelompok yang menerima bantuan harus terdaftar dalam SIMLUHTAN (Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian). Hal ini penting untuk menghindari terjadinya tumpang tindih penerimaan bantuan pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Irwan.

Proses verifikasi penerima hewan ternak sapi sebelum disalurkan agar tidak salah dalam penyaluran kepada penerima. Foto: Istimewa

Selain melakukan verifikasi terhadap kelompok penerima, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan juga melaksanakan proses seleksi terhadap ternak yang akan disalurkan.

BACA JUGA :  Sengketa Lahan 28 Hektare, Kuasa Hukum Terdakwa Pertanyakan Bukti Peta dan Koordinat PT Merbau

Sebelum didistribusikan kepada kelompok penerima, tim selektor dari Dinas Peternakan melakukan pemeriksaan langsung terhadap sapi yang disiapkan oleh penyedia.

Seleksi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh ternak yang disalurkan memenuhi spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah ditetapkan.

Pemeriksaan meliputi kondisi kesehatan ternak, umur, jenis sapi, performa fisik, hingga kelayakan sebagai sapi bibit yang siap dikembangkan oleh kelompok peternak.

“Kami tidak hanya memastikan kelompok penerima memenuhi persyaratan, tetapi juga memastikan ternak yang disalurkan benar-benar layak dan sesuai standar. Karena itu, sebelum penyerahan dilakukan, tim selektor kami turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap seluruh ternak yang akan disalurkan,” jelas Irwan.

Hewan ternak sapi dilakukan pengukuran sebelum disalurkan untuk memastikan sapi tersebut sudah sesuai spesifikasi. Foto: Istimewa

Sementara itu, Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan, Jufri Alhuda, S.Pt., M.Pt., menambahkan bahwa bantuan yang diberikan berupa sapi Bali yang selama ini menjadi komoditas unggulan peternakan di Konawe Selatan.

“Sapi Bali dipilih karena memiliki kemampuan adaptasi yang baik serta menjadi salah satu komoditas unggulan peternakan daerah. Usia sapi yang disalurkan minimal satu tahun sesuai standar pengadaan bibit,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Genjot Ekonomi Masyarakat, Dinas Peternakan Konawe Selatan Serahkan Bantuan 30 Ekor Babi di Desa Monapa

Selain menyalurkan bantuan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan ternak, termasuk kesehatan, pertumbuhan, dan reproduksi sapi yang diterima kelompok.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program bantuan sangat bergantung pada keseriusan kelompok dalam mengembangkan usaha peternakan yang dijalankan.

“Harapan kami bantuan ini dapat menjadi modal bagi kelompok untuk meningkatkan usaha peternakan sehingga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Lamooso,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir sebagai pendamping bagi peternak melalui berbagai program pembinaan dan pelayanan kesehatan hewan guna mendukung keberhasilan usaha peternakan rakyat di Konawe Selatan.

“Bantuan ini bukan hanya penyerahan ternak semata, tetapi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak dan memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat di Konawe Selatan,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Komentar