KENDARI, KABARTERKINISULTRA.COM – Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang baru menggantikan Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menuai kritikan pedis dari aktivis HMI
Pasalnya, Brigjen Pol Himawan Bayu Aji yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Mabes Polri dinilai gagal memberantas Judi Online (Judol) yang semakin menjamur.
Mantan Ketum HMI Kendari, Sulkarnain mengatakan rotasi jabatan Polda Sultra seharusnya melalui kualifikasi secara profesional dengan memperhatikan kualitas dan prestasi calon Kapolda pengganti
“Ya seharusnya melalui seleksi yang benar dong, apalagi ini seorang pimpinan kepolisian di daerah, malulah polri menunjuk pimpinan yang gagal menjalankan tugas” Kata sul
Menurutnya pemberantasan Judol tersebut merupakan tugas yang wajib di tuntaskan Tipidsiber sehingga ketidak berhasilan menuntaskan kasus tersebut merupakan kegagalan secara institusional
“Kan tanggung jawab beliau itu, jika tidak tuntas maka tidak seharunya mendapat promosi jabatan menjadi kapolda di Sultra” Terangnya
Mantan Wabendum PB HMI itu mengungkapkan ada dugaan pembiaran peredaran situs judol dan menyasar generasi muda yang dilakukan oleh Dirtipidsiber Mabes Polri karena tidak adanya penindakan secara merata
“Ya kita pasti curiga, kenapa hanya sebagian saja yang di tindak, faktanya itu masih ramai menyasar generasi bangsa kita”
Pihaknya berencana melakukan aksi penolakan pada kapolda baru
“Sebaiknya ada gelombang penolakan dari pemuda di sultra” tutupnya.
Editor: Anugerah







Komentar