Hadirkan Solusi Krisis Pakan di Daerah Pesisir, Disnak Keswan Konawe Selatan Latih Peternak Desa Roda Buat UMB

Konawe Selatan197 Dilihat

 

KONSEL, KABARTERKINISULTRA.COM – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus meluaskan jangkauan sosialisasi teknologi pakan ternak ke berbagai wilayah potensial.

Kali ini, sosialisasi dan demonstrasi plot (demplot) pembuatan Urea Molasses Block (UMB) dilaksanakan di Desa Roda, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, Selasa (3/11/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan pakan kelompok peternak (Gapoktan) di kawasan tersebut melalui pemanfaatan pakan olahan berbahan dasar lokal.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan Irwan Hasanuddin Silondae, Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Jufri Alhuda, serta Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Mila Hamriani, yang juga bertindak sebagai Project Leader Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 22.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan, Irwan Hasanuddin Silondae, menyampaikan bahwa kegiatan di Desa Roda ini merupakan bagian dari komitmen dinas untuk membudayakan penggunaan pakan cadangan bagi para peternak di seluruh wilayah Konsel.

BACA JUGA :  Mengenal Program UMB Inovasi Distanak Konawe Selatan: Pakan Tambahan Hemat dan Kaya Nutrisi

“Pembuatan UMB ini menggunakan bahan-bahan lokal yang ada di sekitar masyarakat. Ini menjadi salah satu sumber pakan cadangan yang sangat dibutuhkan, terutama saat musim kemarau maupun musim biasa. Dengan penyimpanan yang baik, UMB ini dapat bertahan hingga satu tahun,” kata Irwan Hasanuddin Silondae.

Proses demonstrasi plot (demplot) pembuatan Urea Molasses Block (UMB) di Desa Roda, Kecamatan Kolono, Selasa (3/11/2026). Foto: Istimewa

Irwan menambahkan bahwa penggunaan UMB sangat efektif menekan biaya operasional dan tenaga peternak, sehingga mereka tidak perlu lagi mencari rumput hijauan hingga ke desa tetangga saat terjadi kelangkaan pakan. Selain itu, bahan-bahan campurannya mudah didapatkan di toko tani setempat dengan biaya yang sangat terjangkau.

Sementara itu, Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Disnak Keswan Konsel, Jufri Alhuda, menjelaskan keunggulan teknis dari produk UMB yang disosialisasikan. Satu cetakan UMB berukuran 500 gram (setengah kilogram) diperuntukkan bagi satu ekor ternak dan dapat bertahan antara dua hingga tiga bulan pemakaian rutin.

“Sapi sangat menyukai UMB ini dengan cara dijilat. Suplemen ini terbukti aman dan efektif untuk menambah nafsu makan serta meningkatkan bobot badan ternak. Inovasi pakan ini juga dapat diterapkan pada ternak lain seperti kambing dan babi,” tutur Jufri Alhuda.

BACA JUGA :  Disnakkeswan Konsel Laksanakan Pendampingan Bantuan 20 Bibit Kambing Program Kementan untuk Kelompok Ternak di Buke
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Mila Hamriani, S.Pd., saat menyampaikan sosialisasi pembuatan Urea Molasses Block (UMB) kepada masyarakat di Desa Roda, Kecamatan Kolono, Selasa (3/11/2026). Foto: Istimewa

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana sekaligus Project Leader, Mila Hamriani, S.Pd., menegaskan pentingnya edukasi pengolahan limbah dan formulasi pakan di daerah-daerah yang memiliki potensi peternakan besar seperti Kecamatan Kolono.

“Program yang diangkat dalam aksi perubahan ini berjudul ‘Optimalisasi Kualitas dan Efisiensi Pakan Sapi Potong Melalui Teknologi Adaptif Berbasis Bahan Lokal pada Pembuatan Urea Molasses Block (UMB)’. Kami ingin meluruskan kekhawatiran masyarakat terkait penggunaan urea. Urea aman digunakan sebagai campuran suplemen pakan selama diberikan sesuai komposisi dan takaran yang tepat,” tegas Mila Hamriani.

Mila menambahkan, pihak Disnak Keswan Konsel berencana untuk mengusulkan keberlanjutan program sosialisasi dan pendampingan pembuatan UMB ini ke dalam program prioritas APBD 2027, dengan target menjangkau seluruh peternak di 25 kecamatan se-Kabupaten Konawe Selatan.

Editor: Redaksi

Komentar