Kepala Bappeda Sultra Sebut di Era Gubernur Andi Sumangerukka-Hugua Fokus Pembangunan Infrastruktur Jalan

Kendari56 Dilihat

KENDARI, KABARTERKINISULTRA.COM -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menaruh perhatian serius terhadap perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan provinsi pada tahun anggaran 2026.

Kebijakan ini diarahkan untuk memperlancar konektivitas antarwilayah, khususnya akses dari ibu kota provinsi menuju ibu kota kabupaten.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra, J. Robert, mengatakan Gubernur Sultra,  Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Sultra, Hugua menekankan pentingnya akses jalan yang memadai sebagai penopang pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pelayanan publik.

“Fokus utama Pak Gubernur adalah memastikan konektivitas antara provinsi dan ibu kota kabupaten dapat dilalui dengan baik. Dari 17 kabupaten dan kota di Sultra, saat ini hanya tersisa satu kabupaten yang aksesibilitas jalannya masih tergolong sulit, yakni Kabupaten Buton Utara,” ujar J. Robert saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/1/2026).

BACA JUGA :  Suami dan Terduga Pelakor di Kendari Dilaporkan Istri Sah ke Polisi Usai Ciduk Bareng di indekos

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 Kabupaten Buton Utara menjadi salah satu daerah prioritas yang akan mendapatkan dukungan penuh dari Pemprov Sultra untuk pengerjaan dan peningkatan jalan provinsi. Langkah ini diharapkan dapat membuka keterisolasian wilayah serta mempercepat mobilitas masyarakat.

Selain Buton Utara, Pemprov Sultra juga mengalokasikan anggaran perbaikan jalan untuk Kabupaten Konawe Selatan. Daerah tersebut tercatat sebagai kabupaten dengan panjang jalan provinsi terpanjang di Sulawesi Tenggara, sehingga membutuhkan pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur yang lebih intensif.

BACA JUGA :  Ketua Yayasan Dr. Yusuf Ajukan Permohonan Pemblokiran AHU Versi Nur Alam di Kemenkum

Tak hanya itu, Kabupaten Konawe dan Kabupaten Bombana juga masuk dalam daftar daerah yang akan mendapatkan perbaikan jalan provinsi pada tahun 2026. Dengan demikian, terdapat empat kabupaten yang menjadi prioritas pengerjaan infrastruktur jalan oleh Pemprov Sultra tahun ini.

J. Robert menambahkan, jumlah kabupaten penerima manfaat masih berpeluang bertambah apabila terjadi penyesuaian kebijakan, khususnya terkait peningkatan pendapatan daerah.

“Jika ada pergeseran kebijakan atau peningkatan pendapatan daerah, sesuai arahan Pak Gubernur, sangat dimungkinkan cakupan perbaikan jalan akan diperluas ke daerah lain,” pungkasnya.

Editor: Anugerah

Komentar