Mengenal Program UMB Inovasi Distanak Konawe Selatan: Pakan Tambahan Hemat dan Kaya Nutrisi

Konawe Selatan190 Dilihat

KONSEL, KABARTERKINISULTRA.COM – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) memperkenalkan Urea Molasses Block (UMB) sebagai solusi inovatif pakan ternak berkelanjutan.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 22 yang digagas oleh Project Leader sekaligus Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Disnak Keswan Konsel, Mila Hamriani, dengan mengangkat judul “Optimalisasi Kualitas dan Efisiensi Pakan Sapi Potong Melalui Teknologi Adaptif Berbasis Bahan Lokal pada Pembuatan Urea Molasses Block (UMB)”.

Selain itu, kegiatan pembuatan UMB ini merupakan bentuk adopsi dari program Kementerian Pertanian yang sebelumnya pernah dilaksanakan oleh pihak BRMP Sulawesi Tenggara di Desa Alebo, Kecamatan Konda.

Melalui program ini, dinas berupaya memperluas pemanfaatan potensi bahan lokal guna menghasilkan pakan berkualitas yang mendukung pertumbuhan dan produktivitas ternak sapi di Konawe Selatan.

UMB merupakan pakan suplemen berbentuk padat (blok) yang kaya akan energi dan nitrogen. Pakan tambahan ini dibuat dari perpaduan bahan lokal seperti molasses (tetes tebu), urea, dedak, serta bahan bergizi lainnya untuk meningkatkan konsumsi dan kecernaan pakan ternak.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan, Irwan Hasanuddin Silondae, menyampaikan bahwa pakan inovasi UMB menjadi jawaban atas kebutuhan suplemen yang efisien dan bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Disnakkeswan Konsel Laksanakan Pendampingan Bantuan 20 Bibit Kambing Program Kementan untuk Kelompok Ternak di Buke

“UMB diproduksi dengan bahan-bahan lokal yang mudah didapatkan. Penggunaannya sangat praktis dan terbukti mampu menjadi cadangan pakan bernutrisi tinggi, baik untuk penggunaan harian maupun persiapan menghadapi musim kemarau,” ujar Irwan Hasanuddin Silondae, Kamis (5/11/2026).

Proses demonstrasi plot (demplot) pembuatan Urea Molasses Block (UMB) di Desa Lalonggapu, Kecamatan Landono, Rabu (4/11/2026). Foto: Istimewa

Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Disnak Keswan Konsel sekaligus Project Leader, Mila Hamriani, merincikan komposisi bahan serta langkah pembuatan UMB sesuai standar teknis.

Bahan dan Takaran Pembuatan UMB

Untuk menghasilkan adonan UMB berkualitas, bahan-bahan yang digunakan meliputi:

* Molasses (Tetes Tebu): 3 kg (30 bagian)

* Urea: 0,3 kg (3 bagian)

* Dedak: 3,5 kg (35 bagian)

* Mineral: 0,4 kg (4 bagian)

* Garam: 0,3 kg (3 bagian)

* Semen Putih: 1 kg (10 bagian)

* Tepung Jagung: 1 kg (10 bagian)

* Tepung Ikan: 0,5 kg (5 bagian)

* Air Bersih: Secukupnya

Peralatan yang dibutuhkan meliputi wadah pencampur (baskom/drum), cetakan blok (diameter ±10–15 cm, tinggi ±5–10 cm), pengaduk, serta terpal atau plastik untuk proses pengeringan.

6 Tahapan Pembuatan UMB

1. Persiapan Bahan: Timbang seluruh bahan sesuai dengan takaran.

2. Pencampuran: Larutkan bahan yang mudah larut (molasses + urea + garam + semen putih) dalam wadah. Pada wadah terpisah, campurkan bahan padat/tepung (dedak + tepung ikan + mineral + tepung jagung). Setelah itu, gabungkan kedua adonan dan aduk hingga homogen serta tercampur merata.

BACA JUGA :  Tingkatkan Bobot Sapi Tanpa Pakan Mahal, Disnak Keswan Konsel Kenalkan Teknologi UMB Berbasis Bahan Lokal di Ranomeeto Barat

3. Pencetakan: Masukkan adonan ke dalam cetakan dan padatkan dengan kuat.

4. Pengeringan: Keluarkan blok dari cetakan dan jemur di tempat teduh selama 3 hingga 7 hari hingga kering (kadar air mencapai 30–40%).

5. Penyimpanan: Simpan UMB kering di tempat terhindar dari hujan dan sinar matahari langsung.

6. Pemberian: UMB diberikan kepada ternak sapi dengan cara digantung di palungan kandang.

“Ciri-ciri UMB yang siap digunakan adalah teksturnya padat dan tidak mudah hancur, berwarna cokelat kehitaman, tidak berjamur, serta memiliki aroma khas molasses,” jelas Mila Hamriani.

Antusias warga mengikuti demonstrasi plot (demplot) pembuatan Urea Molasses Block (UMB) di Desa Lalonggapu, Kecamatan Landono, Rabu (4/11/2026). Foto: Istimewa

Manfaat dan Aturan Pemberian

Mila menambahkan, pemberian UMB untuk sapi potong maupun sapi perah disarankan sebanyak 0,5 hingga 1 kg per ekor setiap hari, yang disesuaikan dengan kondisi ternak serta diberikan bersamaan dengan pakan hijauan/basal dan air minum yang cukup.

Manfaat utama dari penggunaan UMB meliputi:

* Meningkatkan konsumsi pakan hijauan.

* Memperbaiki kecernaan serat kasar.

* Menambah asupan energi dan nitrogen.

* Meningkatkan pertambahan bobot badan ternak.

* Meningkatkan produktivitas ternak secara keseluruhan.

Dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar, program UMB diharapkan mampu mendorong terciptanya pakan lokal hemat biaya demi terwujudnya ternak yang sehat dan ekonomi masyarakat.

Editor: Redaksi

Komentar