PT ACA dan SPM Mangkir saat Audiensi di RSUD Bahteramas, Gerbang Kota Minta Batalkan Pemenang Tender Outsourcing

Hukum, Kendari39 Dilihat

KENDARI, KABARTERKINISULTRA.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar audiensi bersama ormas Gerbang Kota terkait sengketa pengadaan jasa kebersihan (cleaning service) dan keamanan (security), Jumat (27/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung di RSUD Bahteramas ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama RSUD Bahteramas, dr. Sukirman, serta Koordinator Lapangan Gerbang Kota, Ari.

Koordinator Lapangan Gerbang Kota, Ari, menyayangkan ketidakhadiran sejumlah pihak kunci dalam pertemuan tersebut. Ia menyebut absennya pemenang tender serta pihak pengawas menghambat penyelesaian masalah.

“Hasil audiensi tadi belum melahirkan kesepakatan karena beberapa pihak tidak hadir, mulai dari pemenang tender (CV ACA dan PT SPM) hingga pihak Inspektorat. Padahal, dalam surat kami, seharusnya semua pihak diundang agar masalah ini terang benderang,” ujar Ari kepada awak media.

BACA JUGA :  Demo Bersajam Dinilai Ancam Ketertiban, Raja Moronene Dukung Langkah Kapolres Bombana 

Ari mengungkapkan, pihak manajemen RSUD Bahteramas belum bisa mengambil keputusan sepihak. Berdasarkan hasil diskusi, Dirut RSUD Bahteramas Kendari menyatakan akan tunduk jika sudah ada rekomendasi dari Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Inspektorat dan Kejati Sultra.

“Poin utamanya, Pak Dirut masih menunggu rekomendasi dari pihak Kejaksaan dan Inspektorat. Beliau menegaskan jika sudah ada rekomendasi resmi terkait temuan pelanggaran, maka pihak RSUD akan membatalkan pemenang tender jasa kebersihan maupun keamanan tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA :  Demo Bersajam Dinilai Ancam Ketertiban, Raja Moronene Dukung Langkah Kapolres Bombana 

Selain menuntut pembatalan, Gerbang Kota juga melayangkan peringatan keras agar pihak rumah sakit tidak mencairkan anggaran untuk kedua pos jasa tersebut selama proses hukum berjalan.

“Kami meminta Dirut untuk tidak mengeluarkan anggaran kebersihan maupun keamanan sementara waktu, mengingat masalah ini belum tuntas dan masih dalam tahap penyelidikan pihak Kejaksaan,” tegas Ari.

Menutup audiensi, pihak Gerbang Kota berencana menyurat kembali ke manajemen RSUD Bahteramas untuk menjadwalkan ulang pertemuan kedua dengan memastikan seluruh pihak terkait hadir.

Editor: Anugerah

Komentar