RDP Konflik Agraria antara PT MS dan Kelompok Tani Kecamatan Angata Bersitegang di Ruang Rapat DPRD Sultra

Konawe Selatan1129 Dilihat

KENDARI, KABARTERKINISULTRA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) konflik agraria antara perusahaan perkebunan PT Marketindo Selaras (MS) dan kelompok tani Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) sempat terjadi keributan, Selasa (25/2/2025).

Berdasarkan pantauan awak media ini, keributan bermula ketika Kepala Tata Usaha (KTU) PT MS sedang berbicara di forum RDP menyanggah apa yang telah disampaikan Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sultra, Andi Rahman.

BACA JUGA :  PT Wijaya Inti Nusantara Salurkan Bantuan Rp350 Juta untuk Penyelesaian Masjid Nurul Jihad Desa Torobulu

Disaat sedang berbicara, salah satu perwakilan kelompok tani menyelah pembicaraan KTU PT MS. Tak terima, kemudian beberapa karyawan PT MS yang ikut dalam RDP meneriaki oknum tersebut, dan meminta untuk memberi kesempatan PT MS menjelaskan.

Kemudian terjadi adu mulut antara kedua belah pihak, hingga saling dorong, bahkan ada yang naik ke atas meja RDP. Kericuhan pun tak terelakan.

BACA JUGA :  Dituding Frans Kalalo Ingin Memenjarakan Warga, Head Of Legal PT WIN: Informasi Menyesatkan

Untungnya, Satuan Polisi (Satpol) yang berada di lokasi tersebut, langsung mengamankan baik dari pihak perusahaan maupun kelompok tani. Setelah suasana telah kondusif RPD pun kembali dilanjutkan.

Sebagai informasi, persoalan agraria ini hingga sampai di meja RDP, saat warga yang disebut kelompok tani menolak lahan yang mereka telah kelola digusur oleh PT MS beberapa waktu lalu.

Editor: Anugrah

Komentar