Tolak Pertemuan Akbar KKMM di Kota Kendari, Pemuda Munaken Sebut Syarat Akan Kepentingan Politik

Kendari31 Dilihat

KENDARI, KABARTERKINISULTRA.COM – Sejumlah Pemuda Muna Kendari (Munaken) mengimbau para Ketua RT dan RW di Kota Kendari agar tidak dilibatkan dalam kepentingan politik pada pelaksanaan Pertemuan Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) yang akan dilakukan MTQ Square 19 Juli 2026.

Imbauan tersebut disampaikan melalui pernyataan kepada media sebagai bentuk harapan agar perangkat lingkungan tetap menjaga netralitas dan menjalankan fungsi pelayanan masyarakat secara independen.
Dalam keterangannya, Pemuda Munaken menilai pelaksanaan Pertemuan Akbar KKMM diduga lebih mengarah pada kepentingan politik dibandingkan agenda sosial maupun pemberdayaan masyarakat.

Pemuda Munaken La Ode Sarman Patatikenda berpandangan bahwa kegiatan berskala besar seharusnya tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga dapat menghadirkan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama pada sektor ekonomi dan sosial.

BACA JUGA :  Diduga Tanam Sawit di Kawasan Hutan Lindung, BASMI Laporkan PT TPM di Polda Sultra

“Agenda yang melibatkan masyarakat dalam skala besar diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan warga,” ujarnya

Selain itu, mereka juga menyoroti agenda “Seribu Dulang” yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut.

Sarman juga menilai kegiatan tersebut lebih menonjolkan aspek simbolik dibandingkan memberikan dampak ekonomi yang luas kepada masyarakat.

Ia juga mengatakan bahwa pelibatan pelaku usaha kecil, khususnya para penjual makanan tradisional atau ina-ina, perlu menjadi perhatian agar kegiatan serupa dapat memberikan manfaat ekonomi secara lebih merata.

BACA JUGA :  DPRD Pertanyakan Rekomendasi Pengamanan Jalur Hauling PT Toshida di Kolaka Yang Belum Dijalankan Polisi

Pemuda Munaken itu juga menyampaikan pandangannya terkait keberadaan KKMM. Mereka menilai organisasi tersebut selama ini belum menunjukkan kontribusi yang dirasakan secara luas, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi, sosial, maupun pengembangan kepemudaan.

Atas dasar itu, mereka berharap seluruh RT dan RW di Kota Kendari tetap menjaga independensi dan tidak terlibat dalam kegiatan yang dinilai berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis.

 

Editor: Anugerah

Komentar