Bahas Persiapan Operasi Ketupat Anoa 2026, Wakapolda Sultra Pimpin Rapat Bersama PJU

Kendari54 Dilihat

KENDARI, KABARTERKINISULTRA.COM – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat Anoa 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Dachara, Senin (2/3/2026). Polda Sultra mengikuti rakor lintas sektoral ini secara virtual melalui zoom meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri unsur Forkopimda Sulawesi Tenggara, Pejabat Utama Polda Sultra, para Kapolres jajaran, serta perwakilan TNI dan instansi terkait lainnya.

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa pengamanan Idul Fitri bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan tugas besar yang membutuhkan perencanaan matang serta sinergi lintas sektoral. Menurutnya, momentum Idul Fitri selalu diiringi dengan peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya arus mudik dan arus balik.

BACA JUGA :  Jalin Kerjasama, Gojo Beri Diskon 30 Persen ke Pelajar dan Orang Tua Siswa SMAN 4 Kendari 

 

“Pengamanan Idul Fitri adalah tanggung jawab bersama. Diperlukan koordinasi yang kuat dan kolaborasi lintas sektor agar seluruh rangkaian kegiatan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Kapolri.

 

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan evaluasi pelaksanaan pengamanan tahun sebelumnya sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pada Operasi Ketupat Anoa 2026.

 

Dalam rapat tersebut, Wakapolda Sultra menggarisbawahi sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, di antaranya kepadatan arus lalu lintas, potensi kecelakaan lalu lintas, gangguan kamtibmas, hingga kelancaran distribusi kebutuhan pokok selama momentum Idul Fitri. Oleh karena itu, seluruh stakeholder diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan pengawasan di lapangan.

Selain itu, Wakapolda Sultra menyampaikan bahwa berdasarkan arahan Kapolri dalam rapat virtual, terdapat beberapa fokus utama dalam Operasi Ketupat 2026, yakni penguatan sinergi lintas sektoral, optimalisasi pengamanan jalur mudik dan kawasan rawan, penegakan hukum yang tegas namun humanis, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat melalui penyediaan pos pengamanan, pos pelayanan, dan fasilitas pendukung lainnya.

BACA JUGA :  PT ACA dan SPM Mangkir saat Audiensi di RSUD Bahteramas, Gerbang Kota Minta Batalkan Pemenang Tender Outsourcing

“Keberhasilan Operasi Ketupat Anoa 2026 sangat ditentukan oleh soliditas dan komitmen seluruh jajaran serta stakeholder terkait. Dengan kerja sama yang baik, kita optimistis masyarakat Sulawesi Tenggara dapat merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan rasa aman, nyaman, dan penuh khidmat,” tegasnya.

Rapat koordinasi lintas sektoral ini menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan agar pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa 2026 di wilayah Sulawesi Tenggara dapat berjalan aman, lancar, dan sukses.

 

Edito: Anugerah

Komentar