LPI Bakar Lilin di Depan Mako Polda Sultra, Bentuk Dukungan ke Prabowo dan Polri Usut Kasus Penyadapan

Kendari47 Dilihat

KENDARI, KABARTERKINISULTRA.COM – Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi simpatik dengan menyalakan lilin di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sultra, Rabu malam (4/11/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan institusi Polri, sekaligus mendorong pengusutan tuntas dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden.

Koordinator LPI Wilayah Sultra, Asis, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara damai untuk mendukung stabilitas nasional, menjaga kedaulatan negara, serta memperkuat institusi Polri dalam menjalankan tugasnya.

Menurutnya, dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto merupakan persoalan serius yang perlu mendapat perhatian dan ditangani melalui proses hukum yang profesional, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA :  Demokrasi Bukan Ruang Intimidasi

“LPI mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan kerja-kerja Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Kami juga mendorong agar dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden diusut secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Ia menegaskan, dukungan terhadap Presiden dan Polri harus berjalan seiring dengan penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif. Karena itu, setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hukum harus dimintai pertanggungjawaban tanpa memandang jabatan maupun kedudukannya.

Dalam pernyataan sikapnya, LPI menyampaikan sejumlah tuntutan. Di antaranya mendukung agenda kepemimpinan Presiden Prabowo, memperkuat profesionalitas dan integritas Polri, serta mendesak pengungkapan seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus penyadapan ilegal tersebut.

BACA JUGA :  Kuasa Hukum Jalil Ajukan Banding Usai PN Menangkan Gugatan Ruksamin Soal Kepemilikan Mesin Crusher

LPI juga meminta agar proses penegakan hukum terbebas dari intervensi maupun penyalahgunaan kekuasaan. Selain itu, organisasi tersebut mendorong penguatan pengawasan internal Polri untuk memastikan seluruh kewenangan institusi dijalankan sesuai aturan.

Asis menambahkan, LPI mengajak seluruh elemen pemuda dan masyarakat untuk menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Ia memastikan, LPI akan terus menyampaikan aspirasi melalui cara-cara damai, tertib, dan konstitusional dengan tetap menghormati ketentuan perundang-undangan.

“Prinsip kami jelas, mendukung Presiden, bersama Polri, menjaga kedaulatan negara, dan mendorong supremasi hukum tanpa intervensi,” tutupnya.

 

Editor: Anugerah

Komentar