Soal PHK Karyawan PT WIN, Ketua DPRD Konsel Desak RKAB Segera Terbit

Konawe Selatan54 Dilihat

KENDARI, KABARTERKINISULTRA.COM — Polemik Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sejumlah karyawan di perusahaan tambang PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Perusahaan tersebut diketahui beroperasi di wilayah Kecamatan Palangga Selatan dan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan.

Ketua DPRD Konawe Selatan, Hamrin, S.Kom., M.Si., mengaku sangat menyayangkan PHK yang menimpa para pekerja. Pasalnya, mayoritas dari mereka merupakan warga lokal yang menggantungkan penghidupannya pada perusahaan tambang tersebut.

“Kami berharap Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT WIN bisa segera terbit agar para karyawan dapat kembali bekerja,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.

BACA JUGA :  Pelaku UMKM Ngaku Omzet Turun Usai PT WIN Tak Lagi Beroperasi, Warga Berharap RKAB Segera Terbit

Hamrin menjelaskan, kehadiran investasi di Konawe Selatan seharusnya membawa angin segar bagi masyarakat setempat untuk mendapatkan pekerjaan sekaligus mendorong roda perekonomian daerah.

“Jujur saja, masyarakat sangat bergantung pada keberadaan perusahaan ini. Dampaknya bukan hanya bagi karyawan, melainkan juga efek domino bagi sektor ekonomi lain seperti pelaku usaha UMKM, pertanian, perikanan, hingga jasa. Ini semua berpengaruh langsung pada daya beli masyarakat di sekitar area tambang,” jelas Hamrin.

BACA JUGA :  Pemdes Puunggoni Salurkan BLT-DD kepada Keluarga Penerima Manfaat

Ia menambahkan, kondisi ini terasa makin berat mengingat masyarakat saat ini dihadapkan pada sulitnya mencari lapangan pekerjaan di tengah tantangan ekonomi.

Meski mendukung keberlanjutan investasi dan penyerapan tenaga kerja, Hamrin berpesan agar PT WIN tetap mematuhi aturan dan kaidah pertambangan yang berlaku, khususnya terkait pengelolaan lingkungan.

“Kita tidak bisa memungkiri bahwa aktivitas pertambangan membawa dampak terhadap lingkungan. Meskipun pengawasannya merupakan ranah Inspektur Tambang, kami sangat berharap perusahaan tetap memperhatikan kaidah pascatambang dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar,” tegas Hamrin.

 

Editor: Anugerah

Komentar