Dinas Peternakan Konsel Intensifkan Program Vaksinasi PMK untuk Lindungi Sapi Bali Unggulan Daerah

Konawe Selatan152 Dilihat

KONSEL, KABARTERKINISULTRA.COM – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus menggencarkan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebagai langkah strategis menjaga kesehatan ternak dan mempertahankan status Konawe Selatan sebagai salah satu daerah sumber bibit sapi Bali nasional.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan, Irwan Hasanuddin Silondae, mengatakan program vaksinasi PMK merupakan program nasional yang dilaksanakan secara berkelanjutan sejak tahun 2024 hingga saat ini.

Menurutnya, vaksinasi dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Konawe Selatan dengan melibatkan petugas kesehatan hewan yang turun langsung ke lapangan.

“Program vaksinasi PMK ini merupakan program dari pemerintah pusat yang terus kami laksanakan hingga sekarang. Tim kesehatan hewan turun langsung ke masyarakat untuk melakukan vaksinasi secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Irwan, Kamis (18/6/2026).

BACA JUGA :  Genjot Ekonomi Masyarakat, Dinas Peternakan Konawe Selatan Serahkan Bantuan 30 Ekor Babi di Desa Monapa
Tim Kesehatan Hewan DPKH Konsel saat menyiapkan dan mengukur dosis obat vaksin sebelum Menyuntikkan ke hewan ternak Sapi Bali Masyarakat. Foto: Istimewa

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara terencana karena keterbatasan jumlah tenaga kesehatan hewan yang tersedia. Oleh karena itu, setiap kecamatan dan desa mendapat jadwal pelayanan secara bergiliran.

“Kami melakukan penjadwalan ke setiap kecamatan dan desa agar pelayanan vaksinasi dapat menjangkau seluruh peternak. Ini menjadi langkah penting dalam pengendalian penyakit ternak,” katanya.

Selain vaksinasi, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga terus melakukan pemantauan kesehatan ternak melalui pendampingan rutin kepada kelompok-kelompok peternak di berbagai wilayah.

Sementara itu, Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konawe Selatan, Jufri Alhuda, menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian PMK menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas sapi Bali yang menjadi komoditas unggulan daerah.

 

Menurutnya, kesehatan ternak menjadi salah satu indikator utama dalam mempertahankan daya saing dan kualitas bibit sapi yang dihasilkan Konawe Selatan.

BACA JUGA :  Desa Tirta Martani Terima 8 Ekor Kambing Etawa, Pemkab Konsel Perkuat Ketahanan Ekonomi Berbasis Peternakan

Ia menambahkan bahwa upaya pemberantasan PMK menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan sektor peternakan dan reputasi Konawe Selatan sebagai wilayah sumber bibit sapi Bali.

“Kami sangat serius menangani PMK karena Konawe Selatan merupakan wilayah sumber bibit ternak sapi Bali. Penyakit ini tentu berpengaruh terhadap kualitas dan kelayakan ternak yang kami hasilkan,” jelasnya.

Tim DPKH Konsel melaksanakan pengecekan kesehatan dan pemberian vaksinasi hewan ternak Sapi Bali untuk mencegah penularan penyakit mulut dan kaki. Foto: Istimewa

Jufri berharap melalui vaksinasi yang terus dilakukan secara berkelanjutan, kasus PMK dapat ditekan bahkan dihilangkan sehingga peternak dapat menjalankan usaha ternaknya dengan aman dan produktif.

“Harapan kami ke depan Konawe Selatan semakin bebas dari ancaman PMK sehingga populasi dan kualitas sapi Bali tetap terjaga serta mampu memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat peternak,” pungkasnya.

Editor: Redaksi

Komentar